Kamis, 05 April 2012

Kamis Putih

Selamat hari kamis putih :)
Wah, paskah makin deket nih. 3 hari lagi.
Btw, aku belum merasakan apa-apa. Masih tawar.
But tadi, pas misa, tepatnya pas perarakan, merasa sedih.

Coba dink, ikutin lirik ini.

" Pada malam yang terakhir, lahir hukum yang baru
Hendaknyalah saling cinta, bak cinta-Ku padamu
Karena kasih padamu, Ku kurbankan hidup-Ku"

Palagi kalo dinyanyiin. a tuh di Madah Bakti, no 406.

mmm, malam ini kan kita mengenang malam perjamuan akhir Yesus dan murid-murid-Nya. Terharu banget sama cinta-Nya Yesus...

Semoga kita semua boleh ikuti teladan cinta Yesus. Gak perlu disalib-in juga sih, cuma mengasihi aja dengan tulus. I wish...

Senin, 02 April 2012

Tuhan Mengubah Hidupmu

Kenangan abadi perjamuan suci
saat Kau berkati secawan anggur dan roti
Sungguh tak terperih kasih cinta dihati
Walaupun kalvari telah menanti

Kini kami datang kepada MU ya Tuhan
Cemas dan gelisah akan beban kehidupan
namun diri Yesus menjadi teladan
Bakti pada Bapa jadi tujuan

#Lupakan cemas dan kegelisahanmu
Lupakan duka derita di hatimu

Sambutlah Kristus dengan hati murni
Dia kan masuk hatimu

#Percaya padaNya setulus hatimu
Berpegang padaNya sepanjang hidupMU

Tuhanlah batu karang kuat teguh
Landasan yang takkan runtuh

Tubuh darah suci jadi berkat abadi
Kusambut komuni dengan kerinduan hati
Bersihkan hatiku masuk kehadiratmu
Siapkan jiwa ku masuk rumah Mu

Dalam kegelapan Kau terangi jalanku
Lewat jurang curam Tuhanlah penunjuk jalan
Disaat kujauh Tuhan menuntunku
Pulang ke rumah Mu yang penuh kasih

#Bimbinglah kami menurut teladan Mu
Teguh setia dalam tiap cobaan

Walau badai hidup kuat menerjam
Bidukku takkan tenggelam

# Segala mata dan hatikan terbuka
Segala cemas dan gelisah kan sirna

Bila kau percaya akan janji Nya
Tuhan mengubah hidupmu

Tuhan mengubah hidupmu
Tuhan mengubah hidupmu


*Lirik lagu, hmm... sering dinyanyiin pas kamis putih. Lagunya enak, bagus juga buat saat teduh, dan liriknya menyentuh hati.
I guess.

Cipt. Andreas Yongki Dj.

Jumat, 16 Maret 2012

----

Aku malu.. Tuhan.

Bagaimana memperbaikinya?

Dan mengapa aku selalu melakukan kesalahan itu, berulang-ulang?

Tuhan aku lelah.

Mungkin sendiri adalah jalan

yang dapat membuatku mengerti...

Kamis, 08 Maret 2012

untuk Tuhan

Tuhan... apa Kau mendengarku?
Oh iya, aku belum mengatakan apapun.
Dan apa Kau melihatku saat ini?
lingkar mataku menghitam, dan aku tampak buruk.

Tuhan, apa Kau tahu isi hatiku walau tak ku ungkapkan?
Jika ia, tentu Kau sudah mengerti, tanpa perlu Kau tanya lagi padaku.
Apa kau punya nasehat untukku? atau mungkin jalan keluar untuk hal yang ku rasa buntu?
Aku sangat berharap jawaban Mu secepatnya.

Tuhan, apa baik bagiku masih menyimpannya?
Akan ku simpan rapi jika Kau mau.
Tapi rasanya setiap detik begitu menyakitkan di hatiku.
Apa Kau pernah merasakannya?

Tuhan... di luar sangat dingin. Badai selalu saja datang...
Apa Kau di sini menjagaku?
Jika ia, apa aku boleh memelukmu? sebentar saja...
Aku merasa, hati dan kaki ku membeku.

Tuhan...


Minggu, 19 Februari 2012

Cinta Yesus


Aku merasa sendiri saat ini. Harusnya tidak. Di sekeliling ku ada banyak teman-teman. Orang tua tentu jauh, dan selalu menggenang air mata ingat mereka. Dan harusnya tidak, karena aku belum lama jauh dari mereka.

-----------------------------------------------------------------------------------------------

hmm...

Luka hati, memang susah disembuhkan. Sengaja atau tak sengaja tergores.
Diam adalah jalan terbaik, karena harus melawan dengan apa?
Jika diperhatikan, memang tak ada yang sempurna.
Mungkin kuncinya adalah menerima apa adanya dan bersabar.
Lalu bagaimana bersabar saat hati disakiti?

Sulit. Sungguh sulit.

Bagi saya, melihat lagi gambar di atas, serasa mampu men 'charge' hati, untuk mampu lagi mengasihi, setelah disakiti.

Sabtu, 04 Februari 2012

Aku Bersalah

Tuhan, Aku bersalah, aku tahu.
terlalu mengikuti perasaan,
Terlalu peka akan diabaikan,
dan menyimpan baik kesalahan.

Ketika hal itu datang, aku terombang-ambing
tanpa pegangan.
mataku alirkan sedih hatiku..
Tuhan, aku terhilang.

Ku temukan hati yang kosong,
tanpa Engkau.
Kesenangan selalu kuasai pikirku
dan kata-kata orang, menjadi mahkotaku.

Tuhan, maaf.
Telah meyakiti Mu